Instalasi Jaringan LAN, Workgroup, dan File Sharing

LAPORAN

Praktikum I (Jaringan Komputer)

OLeh: Yusrina Luthfilia (11615036)

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya system operasi Windows 95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya
peralatan computer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang diperlukan. Dalam makalah ini akan dibahas sebagian kompunen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.

A. Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.

B. Sejarah Jaringan

Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri
Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat 5
Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.

C. Jenis – Jenis Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;

    1. Local Area Network (LAN)

    Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

    2. Metropolitan Area Network (MAN)

    Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. 6

    3. Wide Area Network (WAN)

    Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesinmesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

    4. Internet

    Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

    5. Jaringan Tanpa Kabel

    Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.

D. Topologi Jaringan Komputer

Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

    1. Topologi BUS

    Topologi Bus

    Topologi bus terlihat pada skema di atas. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:

    Keuntungan: Kerugian:
    - Hemat kabel – Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
    - Layout kabel sederhana – Kepadatan lalu lintas
    - Mudah dikembangkan – Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
    - Diperlukan repeater untuk jarak jauh

    2. Topologi TokenRING

    Topologi TokenRing

    Topologi TokenRING terlihat pada skema di atas. Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:

    Keuntungan: Kerugian:
    - Hemat kabel – Peka kesalahan
    – Pengembangan jaringan lebih kaku

    3. Topologi STAR

    Topologi Star

    Merupakan kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggu perintah dari server. Terdapat keuntungan dan kerugian dari tipe ini yaitu:

    Keuntungan:
    - Paling fleksibel
    - Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
    - Kontrol terpusat
    - Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
    - Kemudahaan pengelolaan jaringan

    Kerugian:
    - Boros kabel
    - Perlu penanganan khusus
    - Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

    4. Topologi Peer-to-peer Network

    Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan.
    Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai.

E. Instalasi Jaringan LAN dan Workgroup File Sharing

Pada percobaan atau praktikum kali ini mahasiswa membuat sebuah jaringan komputer dengan LAN, kemudian membuat sebuah workgroup, lalu bila telah terhubung maka akan dilakukan file sharing (berbagi file).
Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan dalam praktikum kali ini adalah:

    1. Beberapa Unit Komputer.
    2. Hub/Switch.
    3. Kabel LAN.
    4. RJ45.
    5. Beberapa file (untuk di sharing, seperti: gambar, video, atau musik).

Sebelum dilakukan percobaan, telah dilakukan sejumlah ketentuan dan perintah oleh dosen atau pengajar, dimana telah ditentukan sebagai berikut:

    1. Terdiri dari empat kelompok LAN, dimana ditentukan:
    • LAN 1, dengan IP adress 192.168.0.(11-16).
    • LAN 2, dengan IP adress 192.168.0.(21-26).
    • LAN 3, dengan IP adress 192.168.0.(31-36).
    • LAN 4, dengan IP adress 192.168.1.(1-6).

2. Melakukan instalasi jaringan.
3. Membuat Workgroup.
4. Berbagi file (sharing file).

Dengan perintah dan ketentuan oleh dosen tersebut maka mahasiswa dituntut untuk melaksanakan sebuah percobaan praktikum dengan membuat jaringan komputer yang terintegrasi dan bermanfaat sebagai pengenalan tahap awal tentang mata kuliah Jaringan Komputer. Berikut akan di diskripsikan langkah-langkah tentang instalasi jaringan LAN dan Workgroup file sharing:

1. Menentukan IP adress yang telah diperintahkan, dimana penulis ditetapkan berada di workgroup LAN 1 dengan IP Adress 192.168.0.12. Adapun pengaturan IP adress dapat dilihat pada gambar. Pilih control panel > Network and Internet > Network and Sharing Centre > Wireless Network Connction > Properties > Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/Ipv4) > ubah IP adress dengan 192.168.0.12 (LAN 1).

Langkah 1

Langkah 1

2. Setelah membuat IP adress yang telah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah instalasi jaringan. Dimana dibutuhkan kabel LAN (yang telah dilengkapi RJ45) yang menghubungkan komputer dengan hub/switch. Dimana LAN 1 dengan IP adrersss 192.168.0.(11-16) dihubungkan dalam satu hub/switch. Begitupun dengan LAN 2 dengan IP adress 192.168.0.(21-26) akan dihubungkan pada satu hub/switch tersendiri. Begitu pula dengan LAN 3 dan LAN 4. Kabel LAN yang menghubungkan komputer (PC/Notebook) dengan hub/switch harus dilakukan pengecekan dengan benar, baik pengecekan kondisi kabel maupun kesesuaian. Maksud dari kesesuaian adalah ketepatan pemasangan kabel LAN masing-masing komputer terhadap kelompok/workgroupnya pada hub/switch. Kemudian apabila LAN 1 dan bebertapa LAN lainnya membentuk jaringan yang saling terhubung, maka dibutuhkan kabel penghubung (LAN) antara switch LAN satu dengan switch LAN lainnya. Beikut adalah gambar yang terlihat pada network jika komputer telah terhubung dengan LAN dan membnetuk workgroup.

3. Setelah berhasil saling terhubung antara beberapa komputer dan hub/switch maka sebaiknya dilakukan pengecekan apakah benar-benar telah membentuk hubungan jaringan antara komputer satu dan lainnya, dan antara LAN yang satu dan LAN lainnya. Adapun cara pengecekan dapat dilakukan dengan cara melakukan pinging IP adress. Dengan melakukan ping pada command prompt, lalu mengetikan “ping (spasi) IP adress”, contoh “ping 192.168.0.13” (tanpa tanda kutip). Apabila komputer dengan IP adress tersebut telah aktif dalam sebuah jaringan atau workgroup maka akan ditampilkan seperti gambar dibawah ini.

langkah 3

langkah 3

4. Setelah beberapa langkah diatas telah dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah berbagi file (file sharing) antara komputer satu dengan komputer lainnya, dan LAN 1 dan LAN lainnya. Untuk melakukan sharing file, maka klik kanan pada file > propertise > pilih tab ‘sharing’ > pada menu ‘advance sharing’, centang ‘share this folder’, lalu OK > pada menu ‘share’, pilih everyone, lalu add > share. selanjutnya klik ‘done’. File telah dibagi kepada setiap orang (everyone) yang terhubung dalam jaringan LAN 1-4. Untuk melihat file hasil sharing dapat dilihat pada submenu ‘network’.

langkah 4

langkah 4

5. Hasil folder dan file sharing.

Hasil file share

E. Hasil Dan Analisa

Dari percobaan yang telah dilakukan, maka kita dapat mengetahui bagaimana cara instalasi jaringan LAN dan membuat File/Folder sharing. IP Address yang berada dalam range 192.168.0.0 – 192.168.255.255 umum digunakan dalam private network atau Local Area Network (LAN). Jadi, kita bisa memberikan IP Address 192.168.0.40 dan 192.168.0.41 pada dua komputer yang anda hubungkan. Jika masih dalam satu segmen, maka masih bisa saling mengenal. Untuk mengetahui apakah komputer berada dalam satu segmen – bisa dilihat dari 3 angka awal diantara titik (192.168.0). Sehingga kita tidak boleh memberikan alamat yang berbeda segmen, misal 192.168.1.36 dengan 192.168.0.40. Pada jaringan yang besar, dimana terdapat beberapa segmen jaringan, dibutuhkan sebuah router untuk menjembatani antar segmen sehingga bisa saling berhubungan.

2 thoughts on “Instalasi Jaringan LAN, Workgroup, dan File Sharing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s